Beranda

Prosiding Seminar dapat diakses di:

http://ojs.unm.ac.id/index.php/variansistatistika

Latar Belakang

Statistika telah memainkan peran penting dalam membangun sumberdaya manusia Indonesia yang bermutu. Bidang ilmu ini harus bersinergi dengan ilmu lainnya uantuk mengembangkan bidang ilmunya sendiri. Perlu ditekankan bahwa  cara berfikir statistika adalah induktif-probabilistik yang berbeda dengan cara berfikir matematika yang deduktif-deterministik. Karena perbedaan inilah yang menjadi kekuatan untuk bersama saling melengkapi antara statistika dan matematika.

Saat ini kemajuan suatu bangsa tidak lagi cukup diindikasikan dari kemampuan baca-tulis atau literasi.  Saat ini justru literasi statistika (statistical literacy) merupakan indikator kemajuan suatu bangsa.  Semakin maju suatu bangsa umumnya semakin tinggi literasi statistika dari masyarakatnya.  Secara formal literasi statistika didefinisikan oleh Trewin (2005) sebagai “…the ability to understand, interpret, and evaluate statistical information”. Literasi statistika meliputi komponen pengetahuan/knowledge (terdiri atas lima elemen kognitif: kemampuan literasi, pengetahuan statistika, pengetahuan matematika, konteks, dan pertanyaan kritis) dan komponen internal/stance (kepribadian, religiusitas, perilaku).

Demikian pentingnya literasi statistika untuk mempercepat kemajuan bangsa Indonesia sehingga diperlukan suatu gerakan nasional, yaitu Gerakan Nasional Literasi Statistika Indonesia. Hal ini penting untuk mewujudkan cita-cita luhur bangsa Indonesia untuk mencerdaskan kehidupan bangsa. Kita tidak dapat menghindar dari membaca data dalam bentuk statistik. Membaca surat kabar, majalah, dan karya tulis lainnya, niscaya kita selalu menemukan data di dalamnya. Kalau kita membaca karya tulis ilmiah sangat sulit untuk menghindari penyajian data, baik dalam bentuk statistika deskriptif mau pun dalam bentuk statistika inferensi. Kebutuhan atas kemampuan membaca dan menginterpretasi data statistik tidak terbatas pada komunitas tertentu saja, tetapi pada hampir semua komunitas di dalam masyarakat. Terlebih lagi dalam era big data, di mana data terekam secara otomatis sebagai akibat dari kemajuan teknologi internet of things (IoT) maka data dan informasi membanjiri kehidupan masyarakat sehingga agar kemajuan teknologi ini mendatangkan manfaat maka perlu diajarkan literasi statistika kepada seluruh masyarakat, bahkan harus diajarkan sejak dini sesuai dengan tingkat kemampuan dan daya pikir rakyat. Karena itu, ide untuk mempromosikan gerakan nasional literasi statistika di Indonesia disajikan dalam forum Seminar Nasional Variansi Ke-2 di Makassar.

 

Seminar Nasional VARIANSI ke-2
(Venue Artikulasi-Riset, Inovasi, Resonansi-Teori, dan Aplikasi Statistika

dan

Workshop Visualisasi Data dan SEM dengan R untuk Mendukung Pembelajaran Literasi Statistika

Tema kegiatan ini adalah:

Gerakan Nasional Literasi Statistika di Indonesia

 

Gerakan Nasional Literasi Statistika di Indonesia dengan mengajak kepada semua komponen masyarakat dan bangsa Indonesia untuk:

  1. bisa membaca, mengerti, dan memahami informasi statistik yang benar;
  2. cermat mengaplikasikan statistika dalam penyelesaian masalah praktis;
  3. terampil mengkomunikasikan informasi statistik secara efisien dan efektif.

Kegiatan ini akan dilaksanakan di Hotel Remcy, Jalan Boulevard, Makassar pada tanggal 9-10 Oktober 2018.